Sinjai, Arthisnews – Kerusakan jalan di Desa Bonto Katute, Kec Sinjai Borong, Kab Sinjai, telah menjadi persoalan yang tak kunjung di selesaikan oleh pemerintah.

Selama ini masyarakat terus mengeluh tentang kondisi jalan yang rusak, namun pemerintah belum menunjukkan keseriusan untuk mengatasi masalah ini.

Akibatnya, Ekonomi rakyat lumpuh karena petani kesulitan menjual hasil panen akibat jalan yang rusak.

Pendidikan terganggu karena anak-anak terpaksa melewati jalan berlumpur setiap hari.

Kesehatan juga terabaikan karena warga yang sakit kesulitan menuju puskesmas.

Pemerintah seolah-olah diam dan tidak peduli dengan penderitaan rakyat. Janji-janji perbaikan jalan hanya menjadi janji kosong yang sampai saat ini belum ditepati.

Masyarakat Bonto Katute tidak bisa lagi menunggu dan menanti, Mereka telah memutuskan untuk bertindak dan menyuarakan aspirasi mereka.

Baca Juga:  BARAMUDA Menilai Perencanaan Tambang Emas di Sinjai, Hanya Kepentingan Pribadi dan Memperkaya Sendiri

Hardianto, salah satu tokoh pemuda Bonto Katute, menegaskan bahwa mereka akan menggalang dukungan yang lebih luas untuk memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Kami mungkin tidak punya kekuasaan, tapi kami punya suara, Jalan adalah hak rakyat, bukan belas kasihan pejabat.” tegasnya

Mereka juga menagih janji pemerintah yang hanya menjadi janji kosong, dan akan terus berjuang serta menuntut hak-hak mereka yang telah lama diabaikan.

“Kami, Pemuda Bonto Katute, menyerukan kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan nyata dan mengatasi kerusakan jalan di Desa Bonto Katute, Jangan lagi janji-janji kosong, karena rakyat sudah tidak percaya lagi. Kami menuntut hak kami, dan kami akan terus berjuang sampai jalan kami diperbaiki”. Tutup Hardianto

Baca Juga:  Tak Ada Nasi di Meja Makan: Pasutri di Sinjai Bertahan Dengan Sayuran Selama 7 Hari 

Sampai berita ini di terbitkan belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.