Sinjai, Arthisnews – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia pada tanggal 09 Desember, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sinjai menggelar aksi damai di Tiga Instansi. Selasa 09/12/2025.
Dalam momentum peringatan hari anti korupsi sedunia, tanggal 9 Desember 2025, PMII cabang Sinjai menyampaikan komitmen moral dan gerakan nyata untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi.
Korupsi telah merusak sendi pembangunan, mencederai rasa ketidakadilan publik, serta menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap negara dan hukum.
Diketahui PMII Melakukan aksi demonstrasi di Tiga Instansi penegak hukum diantaranya kantor kejaksaan negeri Sinjai, Polres Sinjai, dan pengadilan negeri Sinjai.
Ketua PKC PMII kabupaten Sinjai Amar dalam orasi nya mengatakan bahwa
“Kami ingin mengingatkan kepada aparat penegak hukum, agar tidak tebang pilih dalam menegakan supremasi Hukum kasus korupsi dan kami juga mensuport full penegak hukum untuk memberantas korupsi terutama di wilaya kabupaten Sinjai” Ujarnya.
Aksi kami sebagai bentuk kepedulian terhadap penegak Hukum Kabupaten Sinjai dalam upaya memberantas korupsi.
Sementara itu salah satu massa aksi mengatakan dalam orasinya bahwa
“tindak pidana Korupsi yang selama ini terjadi, tidak hanya merugikan keuangan Negara, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan Ekonomi masyarakat secara luas” Ungkapnya.
Ia juga menekankan kepada penegak hukum Untuk tidak pandang bulu, dalam penegakan supremasi hukum, korupsi dianggap kejahatan luar biasa tidak bisa di Toleransi di lingkungan Negara kesatuan republik Indonesia.
Lanjut Dalam pernyataan sikap:
1. Mendesak Kejaksaan Negeri Sinjai dan Polres Sinjai untuk menuntaskan dan mengumumkan tersangka dalam kasus Ceklok, Baju batik, dan Korupsi PDAM yang mandek dan belum ada kepastian hukum.
2. Menuntut dialakukanya audit menyeluruh terhadap pembangunan sekolah yang bersumber dari DAU dan DAK karena terdapat indikasi kuat terjadinya dugaan penyimpangan.
3. Mendesak dilakukanya audit transparan penggunaan Dana BOS di seluruh sekola di kabupaten sinjai, guna menghindari bancakan anggaran sektor pendidikan.
4. Menuntut audit dan penindakan tegas terhadap dugaan penyimpangan anggaran infrastruktur pada Dinas PUPR Kabupaten Sinjai, karena infrastruktur buruk adalah bentuk nyata penghianatan pada hak dasar rakyat.
5. Mendesak para Hakim Pengadilan negeri sinjai untuk tetap independen dan tidak “masuk angin” dalam memutuskan perkara tindak pidana korupsi, sebagai wujud ketaatan pada prinsip negara hukum.
PC PMII Sinjai tetap teguh berdiri pada nilai Hablum Minannas, Keadilan sosial, dan Perlawanan. Oleh karena itu, Kami menyatakan Tidak ada ruang bagi para perampok uang rakyat.
Dalam pantauan Arthisnews.com puluhan Aparat keamanan dikerahkan untuk mengawal aksi tersebut. Dan berjalan dengan kondusif dan tertib.

Tim Redaksi