Tana Toraja, Arthisnews – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali mencatatkan tonggak sejarah penting. Rektor IAKN Toraja, Prof. Dr. Agustinus, M.Th., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Rumpun Ilmu Agama, sekaligus menjadi Guru Besar pertama dalam sejarah kampus tersebut, (17/12/25).

Penyerahan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia (KMA) Guru Besar kepada Prof. Agustinus berlangsung khidmat di Grand Serpong Hotel, Tangerang, Senin (15/12/2025), bersama 115 dosen Perguruan Tinggi Keagamaan lainnya dari seluruh Indonesia.

Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga menandai babak baru perkembangan akademik IAKN Toraja sebagai perguruan tinggi keagamaan yang terus bertumbuh dan berdaya saing nasional.

Dalam keterangannya, Prof. Agustinus menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Republik Indonesia, sivitas akademika, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan berkelanjutan.

Baca Juga:  Dari Konflik Global hingga Sufisme: Tadarus Sastra Bahas “Konspirasa di Titik ب”

“Penganugerahan Guru Besar ini adalah anugerah besar dari Tuhan sekaligus kado istimewa bagi IAKN Toraja. Capaian ini diharapkan menjadi energi dan motivasi bagi seluruh dosen untuk terus berkarya”, ujar Prof. Agustinus.

Secara nasional, sebanyak 116 dosen Perguruan Tinggi Keagamaan menerima KMA Guru Besar pada kesempatan tersebut.

Dari jumlah itu, 11 dosen berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Sulawesi Selatan, yang tersebar di empat institusi, yakni UIN Alauddin Makassar, IAIN Bone, IAIN Parepare, dan IAKN Toraja.

Di antara PTKN di Sulawesi Selatan, UIN Alauddin Makassar tercatat sebagai kampus dengan jumlah guru besar baru terbanyak pada akhir tahun 2025, yakni tujuh orang.

Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi dan Moderenisasi Lintas Agama: Ketua IPPNU Sulsel Kunjungi Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) 

Capaian Prof. Agustinus sebagai Guru Besar pertama di IAKN Toraja diharapkan menjadi tonggak percepatan pengembangan mutu akademik, riset, dan reputasi institusi, sekaligus memperkuat peran IAKN Toraja dalam kontribusi keilmuan dan pembangunan keagamaan di Indonesia.