Makassar, Arthisnews – Dalam rangka memastikan keberlangsungan layanan internet yang stabil dan berkualitas, PLN Icon Plus melaksanakan kegiatan penarikan kabel Fiber Optic Cable (FOC) tipe ADSS pada jalur Kima – Pangkep.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan jaringan telekomunikasi untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang terus meningkat di wilayah Sulawesi Selatan.
Penarikan kabel FOC ADSS dilakukan pada jalur transmisi dengan tingkat kompleksitas tinggi, sehingga memerlukan perencanaan teknis yang cermat serta koordinasi yang solid antar tim di lapangan. Seluruh proses pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan keamanan personel sekaligus menjaga kualitas infrastruktur yang dibangun.
Penguatan jaringan ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan backbone fiber optik, sehingga potensi gangguan layanan dapat diminimalisir.
Infrastruktur yang andal menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari layanan publik, kegiatan industri, hingga kebutuhan komunikasi masyarakat sehari-hari.
“Pembangunan dan penguatan jaringan merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan digital yang berkelanjutan,” ujar General Manager PLN Icon Plus SBU Yan Alfino Simanjuntak. Selasa 27/01/2025.
Ia menjelaskan Melalui pekerjaan ini, kami berupaya memastikan jaringan tetap tangguh dan siap mendukung kebutuhan pelanggan.
Sejalan dengan arahan Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, setiap kegiatan penguatan infrastruktur dilaksanakan secara terstruktur dan berorientasi pada keandalan jangka panjang. Mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi hasil pekerjaan, seluruh proses dilakukan untuk memastikan jaringan berfungsi optimal.
Melalui penarikan kabel FOC ADSS Kima-Pangkep ini, PLN Icon Plus menegaskan perannya dalam mendukung transformasi digital nasional.
Dengan jaringan yang semakin kuat dan andal, PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi dan perkembangan digital di berbagai wilayah Indonesia.

Tim Redaksi