Sinjai, Arthisnews – Bank Sampah Unit (BSU) Desa Pasimarannu binaan Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Sinjai Timur kembali melakukan penimbangan dan penjualan sampah pilahan ke Bank Sampah Induk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai pada Seninz 16/2/2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi pengelolaan sampah Pantai Marana, Dusun Marana, Desa Pasimarannu.
Penimbangan dan penjualan sampah ini turut dipantau langsung oleh Ketua Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Sinjai Timur, Musrafil, bersama jajaran pengurus.
Kepala Desa Pasimarannu, A. Syamsul Bahari, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif Pemuda Muhammadiyah Sinjai Timur yang dinilainya sebagai program strategis dalam menjawab persoalan lingkungan di desa.
“Program ini sangat tepat dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah terbangun,” ujarnya.
Diketahui, sebelumnya Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sinjai Timur bersama Pemerintah Desa Pasimarannu telah menjalin kerja sama membentuk Kampung Bebas Sampah yang resmi berjalan sejak awal Juni 2025, setelah dikukuhkan oleh Kepala Pusdal LH Sulawesi dan Maluku.
Ketua Tim Pengelola Sampah Desa Pasimarannu, Muh Rizal, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu delapan bulan, dengan estimasi lima kali penimbangan dan penjualan, pihaknya berhasil menjual satu ton sampah pilahan yang terdiri dari plastik, kaca, logam, dan kertas.
“Pengelolaan sampah kami lakukan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus memberi nilai ekonomi,” jelasnya.
Sementara itu, Musrafil menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah Sinjai Timur akan terus mendorong penguatan pengelolaan lingkungan melalui pengembangan bank sampah sebagai upaya menekan penyebaran sampah dari berbagai sumber.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Tim TPS3R Desa Pasimarannu yang dinilai konsisten hingga mampu menjual sampah mencapai satu ton, serta menyampaikan terima kasih kepada DLHK Kabupaten Sinjai atas dukungan dan kerja sama yang terjalin.
“Ini bukti bahwa kerja sama lintas sektor mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

Tim Redaksi