Makassar, Arthisnews – Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sulawesi Selatan masa khidmat 2025-2028, melakukan kunjungan audiensi resmi dengan Wali Kota Makassar, Sabtu 18/12/2025.

Pertemuan ini dilakukan dalam rangka memperkuat silaturahmi antara organisasi pelajar NU dengan Pemerintah Kota Makassar, sekaligus melaporkan persiapan pelantikan pengurus wilayah serta rencana strategis organisasi ke depan.

Dalam suasana yang hangat, ketua PW IPNU dan IPPNU Sulsel menyampaikan maksud kedatangan mereka untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melaporkan progres kesiapan pelantikan.

Mereka menegaskan komitmen IPNU-IPPNU untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Makassar dalam membina karakter generasi muda.

Baca Juga:  PLN Icon Plus Tingkatkan Kapasitas Jaringan, Penarikan Kabel FOC ADSS Kima-Pangkep Berjalan Aman dan Terukur

“Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar agar proses pelantikan ini berjalan lancar dan menjadi awal yang baik bagi sinergi program kepemudaan ke depan,” ujar Ketua PW IPNU.

Melalui audiensi ini, kami berharap mendapatkan dukungan dan arahan dari Pemerintah Kota Makassar agar pelantikan dan program kerja PW IPNU–IPPNU ke depan dapat bersinergi dengan visi pembangunan daerah.

Sementara itu ​Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H menyambut baik kedatangan para kader muda Nahdliyin ini. dan mengapresiasi peran organisasi pelajar NU dalam membina dan mencetak generasi muda.

“Kami menyambut baik kehadiran PW IPNU dan IPPNU Sulawesi Selatan dan berharap ke depan dapat terjalin kolaborasi yang positif dalam pembinaan generasi muda,” ujar wali kota Makassar.

Baca Juga:  Alasan Drainase, Lapak Sarabba Sungai Cerekang Terancam Digusur 

Kegiatan silaturahmi ini adalah Memperkuat hubungan struktural antara organisasi pelajar NU dengan pemerintah daerah.

Di jadwalkan pelantikan PW IPNU dan IPPNU masa khidmat 2025-2028 pada tanggal 27 Desember 2025.

​​Pelantikan PW IPNU dan IPPNU Sulsel akan menjadi salah satu agenda kepemudaan terbesar di akhir tahun, mengingat peran strategis Sulawesi Selatan sebagai barometer gerakan pelajar di Indonesia Timur.