Sinjai, Arthisnews – Mencuatnya kembali wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memantik reaksi keras dari berbagai elemen mahasiswa dan sipil.
Salah satunya Penolakan tegas disuarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai
Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (Kabid PTKP), Israndi musda menganggap bahwa pemilihan langsung merupakan bentuk nyata keterlibatan rakyat untuk menentukan arah kepemimpinan daerah.
“Reformasi memandatkan bahwa kedaulatan mutlak berada di tangan rakyat, bukan diserahkan kembali kepada sekelompok elite politik di parlemen daerah”,ungkapnya Jum’at 02/01/2026.
Lebih lanjut dijelaskanya bahwa Dalam teori demokrasi, pemilihan langsung merupakan instrumen utama perwujudan kedaulatan rakyat. Dalam Teori Robert A. Dahl menegaskan bahwa partisipasi politik yang luas dan setara merupakan prasyarat minimum demokrasi modern.
“Sebagai entitas gerakan mahasiswa yang lahir dari rahim perjuangan bangsa HMI Cabang Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus mengawal konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan.
HMI cabang sinjai menyatakan bahwa Kedaulatan berada di tangan rakyat Berdasarkan UUD 1945, kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat, bukan di tangan segelintir anggota dewan.

Tim Redaksi