Sinjai, Arthisnews – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui aksi HMI Peduli Sesama, organisasi kemahasiswaan ini menyalurkan bantuan Donasi kepada pasangan suami istri (pasutri) asal Kecamatan Bulupoddo yang viral di media sosial yang diketahui tidak makan nasi selama tujuh hari akibat keterbatasan ekonomi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pengurus HMI Cabang Sinjai sebagai bentuk respon cepat atas informasi yang beredar luas di media sosial dan menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

Kabid PTKP Israndi Musda menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata komitmen HMI dalam menjalankan nilai keislaman dan keindonesiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi sulit.

Baca Juga:  Suara Lantang HMI Sinjai: Kembalikan Pilkada ke Rakyat, Bukan ke Tangan DPRD

“Kami merasa terpanggil setelah melihat kondisi pasutri tersebut yang sangat memprihatinkan. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk saling membantu, terlebih kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Israndi Musda. Sabtu 17/02/2025.

diharapkan dapat meringankan beban ekonomi pasutri tersebut dalam beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, pasutri penerima bantuan mengaku terharu dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh HMI Cabang Sinjai. Mereka tidak menyangka kondisi yang dialami akan mendapat perhatian luas hingga bantuan datang langsung ke rumah mereka.

HMI Cabang Sinjai berharap aksi ini dapat mengetuk hati banyak pihak, baik pemerintah maupun masyarakat luas, untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Baca Juga:  HIMAPRODI HPI UIAD Bersama HIMBOS Sukseskan Kegiatan Guru Merdeka di Daerah Terpencil Bone Selatan

Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Diberitakan sebelumnya bahwa catatan Selembar kertas lusuh di meja penjual sembako di pelosok Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo,

Dalam catatan kecil itu tertulis permohonan pinjaman beras beberapa kilo dan sebungkus garam. Bukan untuk pesta, bukan untuk simpanan melainkan agar bisa bertahan hidup.

Penulisnya menyebut sudah tujuh hari tidak makan nasi, hanya bertahan dengan sayur seadanya, karena sedang sakit dan tidak memiliki beras sama sekali. Hal ini menuai respon warganet.