Bone, Arthisnews – Ground breaking yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman tersebut berlangsung di Jalan Poros Tanabatue–Palattae, Kabupaten Bone, Kamis (15/1/2026).
Proyek strategis ini akan menghubungkan sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Bone, Pangkep, Soppeng, dan Barru.
Aktivis Bone selatan, A Muhammad Fauzan menyampaikan harapannya agar pelaksanaan proyek dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terlebih bagi petani.
Aktivis Bone selatan ini menekankan pentingnya kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan .
“Kami berharap proyek ini dilaksanakan dengan kualitas yang baik dan tepat waktu, sehingga masyarakat di wilayah sekitar bisa menikmati akses jalan yang layak dan aman,” uja Fauzan.
Diketahui proyek pengerjaan jalan ini terbesar sepanjang sejarah di Sulawesi-selatan dengan menelan anggaran Total keseluruhan Rp 620,87 miliar.
Adapun ruas jalan yang dikerjakan dalam Paket 5 dengan anggaran Puluhan milyar yang meliputi Tanabatue–Sanrego–Palattae Kabupaten Bone sepanjang 31,34 kilometer, Palattae–Bojo Kabupaten Bone 23,43 kilometer, Ujung Lamuru–Palattae Kabupaten Bone 44,22 kilometer.
Kemudian, Ujung Lamuru–Batas Soppeng–Bone 19,63 kilometer, Batas Soppeng–Takalalla Kabupaten Soppeng 11,18 kilometer, Bakunge–Solo–Sampie Kabupaten Bone 9,10 kilometer,
Selanjutnya, Pangkep–Tondongkura–Batas Bone Kabupaten Pangkep 34,10 kilometer, Batas Pangkep–Tondong Bua–Batas Barru Kabupaten Bone 10,40 kilometer, Batas Bone–Bacuapie–Balangbaru Kabupaten Barru 9,55 kilometer, serta Batas Barru–Parigi Kabupaten Bone sepanjang 25,80 kilometer.

Tim Redaksi