Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah kabupaten Sinjai untuk memperkuat sinergi dengan organisasi kepemudaan.
Dalam pertemuan tersebut yang berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sinjai.
Dalam kesempatan ini, wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda menekankan pentingnya sinergi dan peran organisasi kepemudaan dalam pembangunan daerah berharap terus mengawal  Isu-isu sosial.

KOHATI sebagai lembaga keperempuanan memiliki potensi besar untuk berkolaborasi dengan Pemkab Sinjai, khususnya melalui Dinas DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan, dalam melakukan sosialisasi dan edukasi terkait kekerasan serta perlindungan anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Sinjai Jadi Pusat Perhatian, Ribuan Peserta Hadiri Seminar Nasional & Tabligh Akbar XIX

Wabup Andi Mahyanto, juga mendorong para mahasiswa untuk aktif dalam menyosialisasikan program unggulan Pemkab Sinjai, salah satunya program “Tante Lisa” (Tampil Sehat dan Terampil Ambil Sampah). Program ini bertujuan membentuk masyarakat desa yang sehat, sadar lingkungan, dan berdaya.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. lewat program seperti Tante Lisa, kita bisa menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat dan peduli lingkungan,” tegas Andi Mahyanto.

Audiensi ini menjadi momentum penting bagi KOHATI Cabang Sinjai untuk memperkuat jejaring, mendapatkan dukungan, dan memastikan bahwa suara perempuan dan anak-anak tetap mendapat ruang dalam pembangunan daerah.

Dukungan ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sinjai dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berprestasi.

Baca Juga:  Lima Perangkat Daerah Kosong, HMI Cabang Sinjai Minta Bupati Segera Lakukan Mutasi dan Rotasi 

Kegiatan ini juga dirangkai dengan diskusi antara wakil Bupati Sinjai dan Ketua Umum Kohati cabang Sinjai membahas potensi kerja sama dan strategi pembangunan daerah.