Sinjai, Arthisnews – Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali dapatkan kucuran Dana besar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.

Upaya untuk meningkatkan percepatan pembenahan/perbaikan infrastruktur di sektor pertanian kabupaten Sinjai yang tersebar di 37 titik di Tujuh kecamatan dengan total anggaran 95 Milyar.

‎‎‎Ia menyebut bahwa anggaran senilai Rp 95 miliar berhasil masuk ke Kab. Sinjai sebagai hasil usulan bersama OPD kepada pemerintah pusat.

‎Hal ini dikatakan Bupati saat kegiatan sosialisasi persiapan pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi permukaan melalui usulan SIPURI tahap II di Ruang pola Kantor Bupati Sinjai. Senin, (20/10/2025).

Menurut Bupati, keberhasilan program bergantung pada kecepatan dan sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait.

Baca Juga:  AMLT Tantang PT CNI: Gelar RDP Bersama DPRD Kab Kolaka Terkait PPM

‎“Sektor pertanian membutuhkan infrastruktur yang kuat terutama irigasi yang rusak banyak di Kabupaten Sinjai. Tapi itu tidak akan terlaksana kalau kepala daerah dan instansi tidak gerak cepat (gercep) bersama,” kata Ratnawati.

‎Bupati juga menegaskan bahwa kemampuan fiskal daerah masih terbatas karena struktur APBD.

‎Maka dari itu, peran pemerintah pusat sangat penting, namun tetap membutuhkan usulan dari pemerintah daerah.

‎”Kita memang mengakui kemampuan fiskal daerah kita sedikit, tapi penguatan anggaran ada di pemerintah pusat namun yang usulkan tetap kita semua,” ungkapnya.

‎Mengakhiri pernyataannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk maju bersama‑sama memajukan sektor pertanian.

‎“Mari kita majukan Sinjai dari sektor pertanian agar bisa sejahtera bersama‑sama. Kita harus hadir untuk menciptakan ‘Asta Cita’ Presiden,” pungkasnya.

Baca Juga:  Senyum Bahagia! Bupati Sinjai Lantik 3.948 P3K, Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Kegiatan ini dihadiri oleh OPD dan forkopimda yang dihadiri juga oleh Semuel Tanggulungan, S.T (PPK Irigasi dan Rawa Tiga BBWS Pompengan Jeneberang) mewakili Kepala Balai BBWS Pompengan Jeneberang.

Diketahui, program ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemkab Sinjai dalam meningkatkan produktivitas di sektor  pertanian.