Sinjai, Arthisnews – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, kader Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) turut mengikuti aksi kolaborasi bertajuk “Gerakan Menanam Sejuta Mangrove” yang dilaksanakan pada 18–19 April 2026.

Kegiatan ini, diinisiasi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat MADANI atau Laperma dan didukung oleh Kementerian Kehutanan, BPDLH, dan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Sebanyak 5.000 bibit mangrove berhasil ditanam pada puncak kegiatan yang berlangsung pada Minggu pagi, 19 April 2026.

Musaddaq selaku koordinator Laperma menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus pendukung program Volu Net Sink 2030.

“Program ini mendukung pencapaian Volu Net Sinck 2030 melalui peningkatan serapan karbon, penyediaan habitat alami bagi ikan, kepiting, udang, dan burung pesisir, serta menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat”. Ungkapnya

Baca Juga:  Lima Perangkat Daerah Kosong, HMI Cabang Sinjai Minta Bupati Segera Lakukan Mutasi dan Rotasi 

Supardi selaku ketua HMI MPO Cabang Sinjai mengaku bahwa keterlibatannya merupakan upaya nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pantai.

“Keterlibatan kami dalam aksi ini tidak terlepas dari pembacaan kami tentang upaya nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pantai dalam hal ini penanaman mangrove sebagai wujud daripada SDGs pada poin 13 dan 14 yakni ekosistem lautan (life Below) dan penanganan perubahan Iklim (Climate Action)”. Jelasnya

Partisipasi kader HMI MPO dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen organisasi dalam mendukung gerakan pelestarian alam serta memperkuat peran pemuda dalam aksi-aksi sosial dan lingkungan yang berdampak positif bagi masyarakat luas.