Sinjai, Arthisnews — Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Menjalankan tambak udang yang menjadi salah satu upaya strategis pemerintah desa dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan desa.

Tambak tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tepatnya di Dusun Pulau Kanalo dua.

Kepala Desa Pulau Persatuan, H. J. Ibrahim, menjelaskan bahwa pembangunan tambak udang ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa yang berorientasi pada pemanfaatan potensi lokal.

“Tujuan utama pembangunan tambak ini adalah untuk mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan pendapatan desa melalui pengelolaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Tambak udang tersebut sebelumnya telah melakukan panen pada awal bulan Ramadan. Hasil panen kemudian dipasarkan kepada masyarakat setempat dengan harga yang relatif terjangkau.

Baca Juga:  Kepala SPPG Rahmat Hidayat klarifikasi Menu yang Disajikan untuk Siswa: Itu Suda Memenuhi Kecukupan Gizi

Hal ini mendapat respons positif dari warga karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ekonomis.

Salah satu warga Desa Pulau Persatuan, Hadi, mengungkapkan bahwa hasil panen udang cukup melimpah dan dijual dengan harga yang murah, sehingga masyarakat sering membelinya.

“Udangnya banyak dan harganya terjangkau, jadi kami sangat terbantu,” katanya.

Namun, saat ini operasional tambak udang tersebut untuk sementara waktu terhenti karena terdampak banjir rob yang menyebabkan kerusakan pada area tambak.

Pemerintah desa bersama pengelola BUMDes tengah melakukan proses perbaikan dan pembenahan.

Diharapkan Setelah kondisi tambak kembali normal, kegiatan budidaya udang dapat berjalan seperti semula dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar, baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa.

Baca Juga:  Polres Sinjai Sita Tiga Jerigen Miras Jenis Ballo, Dua Pemuda Sinjai Utara Diamankan