Sinjai, Arthisnews – Tim Resmob Polres Sinjai berhasil mengamankan dua pelaku tindak pidana pengeroyokan oleh kader HMI Cabang Sinjai di jalan Sultan isma, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, kamis 11/12/2025.

peristiwa pengeroyokan Kader HMI cabang Sinjai tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Kejadian bermula pada saat korban hendak membeli rokok disebuah tokoh yang terletak di jalan Jalan Dokter Sutomo, Kelurahan Balangnipa. Sinjai Utara Pelaku Sempat terekam Cctv toko.

Kronologi kejadian sekelompok pemuda mendatangi korban, dan melakukan aksi pengeroyokan sehingga menyebabkan korban mengalami luka lebam dibagian pipi kanan mengakibatkan pembengkakan.

Dari keterangan korban saat di konfirmasi oleh Arthisnews mejelaskan.

Baca Juga:  Heboh Penemuan Kerangka Manusia di Desa Buki, Kapolres Selayar: Sudah Ada Keluarga Yang Megaku Mengenali

“dari ka puskesmas lalu mauka pergi beli air sama rokok sampe ku di toko tidak lama kemudian pelaku tiba-tiba datang langsung memukul dibagian mukaku” Ungkap Karim.

Diketahui  tiga korban tersebut dua diantaranya merupakan pengurus komisariat Syafi’i Maarif HMI cabang Sinjai.

Akibat kejadian tersebut, Tim Resmob Polres Sinjai gerak cepat melakukan penangkapan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 Wita. setelah polisi menerima laporan resmi dengan nomor: LP/B/306/XII/2025/SPKT/POLRES SINJAI/POLDA SULSEL.

Informasi ini dibenarkan langsung oleh Kasi Humas Polres Sinjai, Ipda Agus Santoso.

“Dua pria yang diamankan masing-masing berinisial AR alias Lohang (21), warga Jalan Sultan Isma, serta FD (20), warga Jalan Bulu Bicara, Kelurahan Bongki,” jelasnya.

Baca Juga:  Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Latondu Resmi Ditahan Unit Tipidkor Polres Selayar Kerugian Capai Ratusan Juta

Lebih mengejutkan, AR alias Lohang disebut-sebut merupakan residivis kasus penganiayaan dan kembali terseret dalam dugaan tindak kekerasan yang sama.

“Satu terduga pelaku ini residivis dengan kasus yang sama,” tambahnya.

Setelah diamankan, keduanya langsung diserahkan ke piket Satreskrim Polres Sinjai untuk diproses lebih lanjut.

Terpisah Diawul Muhsin, Ketua cabang himpunan mahasiswa Islam Sinjai yang menegaskan sikap tegas atas insiden yang dialami kadernya.

Mereka menyebut tindakan pengeroyokan yang menimpa kader HMI, sebagai perbuatan biadab, tindakan kriminal, dan bentuk premanisme yang mencederai tatanan kerukunan berbangsa.

“Ia berharap agar pelaku pengeroyokan di hukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak ada toleransi bagi pelaku” ungkap Diawul Muhsin.

Baca Juga:  Gadis Penyandang Disabilitas Asal Sinjai di Setubuhi Sebanyak 5 kali, Pelaku di Tangkap Polisi 

Selain mengutuk keras, ia juga menyoroti aksi Sigap Tim Resmob Polres Sinjai dalam merespons waktu singkat dan berhasil menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap kader HMI.