Sinjai, Arthisnews – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik menyebutkan jumlah kasus penderita HIV AIDS sebanyak 19 orang Tahun 2025. Hal tersebut diungkapkan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (15/12/2025).

HIV/AIDS menjadi ancaman kesehatan serius karena penularannya dapat terjadi tanpa disadari. Ketika sistem kekebalan melemah, tubuh kesulitan melawan penyakit sehingga risiko komplikasi semakin besar.

Kondisi ini kerap berkembang tanpa gejala awal yang jelas, membuat banyak orang tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi. Tanpa pemeriksaan yang tepat, penularan dapat terus berlangsung dari satu orang ke orang lainnya.

Data terbaru tahun 2025 yang di temukan oleh dinas kesehatan kabupaten Sinjai menemukan kasus penderita 19 orang.

Baca Juga:  SPPG OI TUI Bantah Isu Kualitas Gizi, Kuasa Hukum: Penyajian Sudah Sesuai Standar BGN

“Jumlah kasus terbaru pendrita HIV AIDS kabupaten Sinjai sebanyak 19 orang sepanjang tahun 2025,” sebut dr. Emmy Kartahara Malik.

Untuk Up Date data kasus sejak tahun 2015 sampai 2025 jumlah keseluruhan sebanyak 167 kasus, semuanya dalam proses pengobatan.

“Semua kasus terfollow up, pendampingan dan pengobatan berjalan. Pengobatannya di puskesmas dan rumah sakit umum daerah,” ujarnya.

dr. Emmy mengatakan, upaya untuk penanganan terus kita lakukan dengan menggelar sosialisasi kepada kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang rentan. Seperti yang telah dilakukan di Rutan Sinjai dengan dilakukan skrining terhadap warga binaan.

“Pendampingan pengobatan dilakukan oleh pendamping yang telah ditunjuk dan didampingi oleh pj. program HIV puskesmas,” terangnya.

Baca Juga:  Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2026: Mahasiswa Wajo sebagai Garda Kritis Pengawal Kebijakan

Data wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai pederita kasus HIV AIDS :

Kecamatan Sinjai Selatan (L) 24 (P) 5

Kecamatan Sinjai Utara (L) 74 (P) 14

Kecamatan Sinjai Timur (L) 3 (P) 0

Kecamatan Sinjai Tengah (L) 3 (P) 0

Kecamatan Sinjai Barat (L) 2 (P) 0

Kecamatan Pulau 9 (L) 2 (P) 2

Kecamatan Tellu Limpoe (L) 3 (P) 2

Kecamatan Bulupoddo (L) 3 (P) 0

Kecamatan Sinjai Borong (L) 0 (P) 0

Luar Wilayah (L) 23 (P) 7.

Faktor resiko HIV /AIDS Penularan HIV/AIDS berlangsung melalui dua jalur utama, yakni cairan kelamin dan darah, sehingga berbagai faktor risikonya selalu berkaitan dengan kedua jalur tersebut.

Kenali faktor penularan HIV/AIDS:

1. Berganti-ganti pasangan dan berhubungan seksual melalui dubur/anus tanpa menggunakan kondom.

Baca Juga:  FRI Gelar Aksi di Polres Gowa, Desak Pemeriksaan Perumahan yang Diduga Berdiri di Kawasan LP2B dan LBS

2. Menggunakan jarum suntik secara bersamaan.

3. Penularan HIV/AIDS dari ibu hamil ke janin melalui plasenta.

4. Mendapatkan suntikan, transfusi darah atau prosedur medis lainnya yang tidak steril atau tidak dilakukan dengan profesional.

Cara mengecah penularan HIV/AIDS:

1. Setia dan menghindari berganti-ganti pasangan.

2. Hindari penggunaan segala jenis narkotika, terutama yang melalui jarum suntik.

3. Melakukan edukasi terkait penularan hingga pengobatan HIV/AIDS kepada masyarakat, agar proses penularan tidak terus berlanjut.