SINJAI, Arthisnews – Sebanyak 26 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sinjai resmi berhenti beroperasi mulai Senin (22/6/2026) hingga 13 Juli 2026, menyusul libur sekolah dan Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) tentang penghentian distribusi makanan selama masa liburan peserta didik.

Koordinator Wilayah SPPG Sinjai, Sapriadi, menyebut seluruh dapur wajib menghentikan produksi dan distribusi makanan selama periode tersebut.
“Mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026 seluruh dapur SPPG di Sinjai tidak beroperasi karena tidak ada pendistribusian makanan selama libur sekolah sesuai surat edaran BGN, dengan jumlah penerima manfaat 65.976 orang,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Penghentian ini berdampak luas. Ratusan relawan dapur tidak menerima insentif selama masa libur, dana operasional mitra dan yayasan penyelenggara senilai sekitar Rp6 juta per hari per dapur ikut dihentikan, serta perputaran dana MBG di Sinjai yang selama ini mencapai ratusan juta rupiah per hari pun terhenti selama kurang lebih tiga pekan. Pemasok bahan pangan, petani, peternak, hingga pelaku UMKM yang masuk dalam rantai pasok MBG turut merasakan dampaknya.

Meski demikian, Sapriadi memastikan penghentian ini hanya bersifat sementara.

“Insya Allah seluruh dapur akan kembali aktif setelah kegiatan belajar mengajar dimulai kembali dan ada instruksi pendistribusian dari BGN,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Sinjai Serahkan Puluhan Alsintan, 24,5 Ton Benih Padi, dan 1.500 Bibit Durian ke Kelompok Tani