SINJAI, Arthisnews — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai, H. Haris Achmad, turun langsung memantau sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur dengan mengendarai sepeda motor bersama jajarannya, Selasa (15/9/2026).

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Dusun Sahoddi, Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo. Berdasarkan hasil pemantauan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 85 persen dan dijadwalkan rampung pada 30 September 2026.

“Dari hasil tinjauan lapangan di Bulupoddo, alhamdulillah proses pekerjaannya sudah 85 persen. Sesuai rencana kontrak, pekerjaan akan berakhir pada 30 September 2026,” jelasnya.

Haris menjelaskan pemantauan langsung dilakukan agar pihaknya dapat mengetahui kondisi pekerjaan secara faktual, termasuk mengidentifikasi sejak dini kendala yang berpotensi menghambat penyelesaian proyek.

Baca Juga:  Sinjai Bocor disemua Sektor! Desak Transparansi ditengah Dugaan Proyek Bermasalah

“Tujuan kita turun langsung untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan nantinya benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan SPALD tahun anggaran 2026 tidak hanya dilaksanakan di Desa Lamatti Riattang. Pekerjaan serupa juga berlangsung di Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, dan Desa Massaile, Kecamatan Tellulimpoe. Seluruh pembangunan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026.

Usai meninjau proyek SPALD di Bulupoddo, rombongan bergerak menuju Kecamatan Sinjai Timur untuk mengecek pekerjaan pengaspalan di Kelurahan Samataring.

Haris memilih menggunakan sepeda motor untuk menjangkau lokasi proyek di wilayah pedesaan karena dinilai lebih efisien dan mudah menembus medan yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

Baca Juga:  UMSi Gelar Launching PMB Tahun Akademik 2026/2027 Secara Resmi Catat Tanggalnya

Ia menegaskan pengawasan lapangan akan terus dilakukan secara rutin karena penyelesaian proyek tidak hanya diukur dari terpenuhinya target waktu, tetapi juga dari kualitas pekerjaan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting pekerjaan ini selesai tepat waktu, kualitasnya sesuai, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Haris didampingi Sekretaris Dinas PUPR Sinjai, Andi Adnan, serta sejumlah kepala bidang.